Skip to content

Gery Saluut vs Marshanda

Sunday, April 10 , 2011

Marshanda, perempuan langsing nan manis itu sempat diduga terguncang secara mental karena videonya yang marah-marah itu terunggah di youtube.com. Oleh sebuah produk makanan ringan Gery Saluut, video itu digunakan sebagai ide iklan. Inilah iklannya…

Sedangkan video asli Marshanda adalah..

haha.. kreatif..!

Carissa Puteri Tidak Pakai Blackberry

Sunday, April 10 , 2011

Tanggal 28 Maret lalu saya baca iklan sok misterius di thebreakfree.com.

Saya sempat unggah gambar di atas ke facebook, dan menantang teman-teman jejaring untuk menebak itu iklan apa. Ada banyak dugaan mulai dari iklan Nokia, iklan deodorant, macam-macam. Sesuai tanggal yang dijanjikan iklan tersebut, maka hari ini saya buka lagi URL thebreakfree.com. Oh, tampilannya telah berubah, URL web diarahkan ke nokia.co.id/thebreakfree. Tampilannya menjadi,

 

Oh ya, tampilan di atas hanya screen capture, kalau mau lihat videonya silahkan klik logo “play” pada link di bawah,

 

Ternyata iklan di atas adalah promo Nokia. Misinya mendorong pengguna Nokia untuk menggunakan Whatsapp. Sejak dua minggu lalu pacar saya dan beberapa kawan memang mendorong saya untuk menggunakan Whatsapp. Setelah men-download, ternyata aplikasi ini layak diacungi jempol. Whatsapp memungkinkan kita melakukan chatting dengan semua jenis ponsel karena berbasis nomor ponsel yang ada di contact. Setelah di-install, ia akan otomatis menampilkan siapa saja rekan anda yang telah menggunakan Whatsapp. Jika kawan anda belum menggunakannya, silahkan invite via SMS dengan template yang tersedia. Dibandingkan messenger lain yang berbasis alamat email, aplikasi ini membantu anda terhubung dengan relasi via messenger tanpa perlu tahu atau bertanya alamat emailnya. Read more…

Arifinto, Obama, & Boehner, Jadi Bahan Guyonan Vicky Vette

Saturday, April 9 , 2011

Ini orang iseng banget. Entah akun asli atau palsu, pemiliknya betul Vicky Vette pemain film porno atau bukan, pastinya dia seorang yang update dengan berita internasional termasuk Indonesia.

Ternyata bukan cuma Arifinto yang jadi sasaran dia,

dengan meyakinkan, dia menyatakan, “seorang politisi membuka surel ‘nakal’ secara tidak sengaja.”

Dia menjelaskan pula bagi folower-nya yang kebingungan, “ini soal apa?”

Dia mengingatkan politisi,

Mungkin dia nggak beneran ngirim email ke beberapa orang yang dia mention. Bisa jadi dia cuma memanfaatkan momentum ini untuk sekedar lucu-lucuan. Untung #tweepatulsembarang dan esbeye nggak ikutan kena sasaran guyonannya. Celaka! haha..

*John Boehner adalah seorang juru bicara di DPR Amerika. Sedangkan Arifinto, saya malah baru dengar namanya karena isu kocak ini.

Blackberry Torch Adalah Lampu Senter

Monday, April 4 , 2011

Sebuah website yang aneh baru saja saya temukan. Niat awalnya mau cari aplikasi video converter, tapi entah kenapa muncul pop up berikut,

 

Kemudian saya klik “Lampu Senter”, lalu muncullah ..

Wah.. agak terguncang tampaknya si pemilik web. Silahkan coba sendiri di sini,

http://bit.ly/eRArjg

Film Satu Aktor, Satu Latar

Monday, March 28 , 2011

Tadi sore saya nonton film Buried. Film yang dimainkan oleh Ryan Reynolds ini berdurasi kurang lebih 1,5 jam. Poster filmnya menarik perhatian meski cuma saya lihat dari ponsel. Gambar seseorang di dalam peti. Deskripsi Buried di website 21cineplex.com membuat saya ingin segera ke bioskop.

Terkubur hanya dengan satu ponsel dan korek api, komunikasi dengan dunia luar yang terbatas. Sinyal buruk, baterai menipis, dan pasokan oksigen berkurang menjadi musuh terburuk dalam terbatasnya waktu – panik, putus asa dan frustrasi, Paul hanya memiliki waktu 90 menit untuk menyelamatkan diri sebelum mimpi buruknya menjadi kenyataan.

Properti di film Buried sangat minim. Kurang lebih yang saya ingat adalah korek Zippo, pulpen, ponsel, tempat minum [alkohol] kecil, dan tentu saja peti.

Ketegangan tercipta sepanjang 1,5 jam selama film berlangsung. 90 menit di film hampir sama dengan waktu di jam tangan saya. Jadi perbandingan 1 menit film hampir sama dengan 1 menit di dunia nyata.

Hal yang paling menarik dari film ini karena Buried hanya menampilkan satu aktor Ryan Reynolds yang berperan sebagai Paul Conroy dan satu latar, yaitu peti. Kecuali seekor ular dapat dikategorikan sebagai aktor, maka gugurlah kalimat “film dengan satu aktor”.

Ide cerita Buried sangat menarik. Bagi beberapa penonton di bioskop tadi, mungkin mereka menganggap film ini aneh. Tapi bagi saya film ini cerdas. Ya, cerdas.. Untuk alasan satu aktor, satu latar. Tidak ada pemain lain yang muncul kecuali suara. Tidak ada latar yang lain kecuali peti. Untuk alasan lain misalnya film dengan budget paling kecil, mungkin itu soal lain. Haha.

Tapi sebuah film menjadi bagus atau tidak, bukan ditentukan dan dinilai dari biaya yang dikeluarkan, berapa juta yang menyatakan suka, berapa juta tiket yang terjual. Bagus atau tidak, bisa jadi hanya karena momentumnya pas dengan suasana hati saat kita nonton.

Saya tidak rekomendasikan film ini pada anda. Karena bagus menurut saya, bisa jadi buruk menurut anda. Hehe..

Sunday, 02 January 2011 at 22:12

Debu Vulkanik dan Gangguan Terbang Serius

Tuesday, November 16 , 2010

Barusan tadi saya liat National Geographic tentang pesawat dari maskapai British Airways yang mengalami krisis terbang di atas pulau Jawa, tepatnya di sebelah tenggara Jakarta. Peristiwa ini terjadi 24 Juni 1982, sebulan setelah gunung Galunggung meletus pada 5 Mei 1982. Galunggung [saya ukur dengan Google Earth] berjarak 11.72 miles atau sekitar 18 km arah barat daya dari tengah kota Tasikmalaya. Letusan Galunggung yang bermula 5 Mei 1982 itu berlangsung 9 bulan hingga 8 Januari 1983.

Krisis terbang yang dialami British Airways dengan rute London-Auckland ini terjadi puncaknya saat empat mesinnya mati karena debu vulkanik yang masuk ke mesin pesawat. Awalnya pilot merasa terganggu dengan pandangan depan yang buram, lalu asap beraroma sulfur masuk kabin penumpang. Asap ini semula dianggap asap rokok. Salah satu penumpang berujar, “Turkish Cigarretes”. Namun penumpang yang melihat ke arah luar mendapati bahwa mesin tampak tidak seperti biasanya. Mesin mengeluarkan cahaya terang yang melewati kipas depan hingga ke bagian belakang.

Beberapa saat kemudian mesin nomor empat bergetar, lalu mati. Semenit kemudian mesin nomor dua mati, beberapa detik kemudian disusul mesin nomor satu dan tiga. Boeing747 memiliki glide-ratio 15:1, artinya tanpa mesin menyala, tiap 15 km laju ke depan, pesawat akan turun vertikal 1 km. Kru terbang mendapati hitungan bahwa mereka masih dapat terbang 23 menit lagi sejauh 169 km dari ketinggian saat itu 11.000 m.

Pukul 20:44 WIB British Airways mengumumkan keadaan darurat kepada Air Traffic Control lokal, yaitu Jakarta, menyatakan bahwa keempat mesinnya mati. Apesnya, Air Traffic Control Jakarta menerima informasi yang salah, dan mengintrepretasikan bahwa mesin keempat mati. Read more…

Merapi Milik Tuhan, Bukan Juru Kunci

Saturday, October 30 , 2010


 

Gambar-gambar di atas [tidak] diambil oleh orang di bawah ini:

*diambil dari:

http://bit.ly/dyuW9i

http://bit.ly/aapRYE

 

 

Addie MS dan Flight of The Bumble Bee

Wednesday, September 29 , 2010

Saya dan teman-teman kantor baru saja pulang dari acara syawalan yang digelar oleh perusahaan sekuritas, salah satu anak perusahaan bank BUMN. Addie MS dengan sebagian personil Twilite Orchestra tampil sebagai pengisi acara utama.

Di antara beberapa nomor yang dimainkan tadi, saya cukup terkesan dengan sebuah lagu berjudul, “Flight Of The Bumble Bee”. Nomor ini dimainkan oleh Twilite Orchestra dengan memperkenalkan seorang pemain piano muda –yang kebetulan saya lupa namanya.

“Flight Of The Bumble Bee” sesungguhnya adalah karya seorang komposer Rusia Nikolai Rimsky Korsakov yang diciptakan pada kisaran 1899–1900. Nomor ini merupakan interlude dari pertunjukkan operanya, “The Tale of Tsar Saltan”.

Nomor ini sungguh menarik karena ketika terdengar di telinga, memori saya terbawa ke film “Bee Movie”, komedi animasi karya Jerry Seinfeld yang saya tonton setahun lalu. Mendengar nomor ini saya terbayang lebah-lebah beterbangan dengan riang di pagi hari yang cerah dan hangat. Lebah-lebah yang terbang berkelompok di taman, berkeliling, berputar, riuh, menari, berpesta madu. Read more…

Everyone Has a Little Dirty Laundry

Saturday, July 24 , 2010

Lagu-lagu ciptaan Ariel Peterpan kadang-kadang masih saya dengarkan. Begitu juga lagu Krisdayanti [KD] yang “Menghitung Hari”. Sulit untuk bohong dengan mengatakan bahwa lagu-lagu Ariel jelek. Lagu ciptaannya easy listening dan warnanya unik. Sulit pula bilang bahwa karakter dan teknik vokal KD biasa saja. KD menyanyi dengan baik sekali, sangat mengagumkan.

Bila kemudian hari ada hal-hal yang menjadi kekurangan mereka, saya tetap mengapresiasi kemampuan dan kelebihan mereka. Apa yang menjadi kekurangan pekerja seni dan selebritis –di mata fans– memang dapat menurunkan selera pasar karena yang mereka jual adalah karya seni yang dilengkapi dengan atribut citra diri, image.

“But everyone has a little dirty laundry”,

adalah salah satu pesan moral yang saya dapat dari serial TV “Desperate Housewife”. Pesan ini penting bagi sisi kejujuran kita. Sebelum kata “munafik” menjadi label baru atau nama tengah KD. Sebelum plesetan “Ariel Peterporn” menjadi ringan terucap berkat keangkuhan fans yang seakan lebih suci dari lantai masjid dan berakidah lebih baik dari Nabi.

Fans yang kecewa berbalik arah dengan membuat Facebook Group “Say No to Krisdayanti”. Menurut vivanews.com, Kamis, 22 Juli 2010, seorang ibu mengungkapkan kekesalannya di fan page setelah melihat adegan ciuman KD dan Raul di TV, “Tolong, stop pornoaksi di depan media. Kami punya anak-anak yang menontonmu di media.”

Pertanyaannya, apakah ia juga mengecam stop pornoaksi untuk tayangan program yang lain? Atau hanya untuk KD yang telah mengecewakan dirinya sebagai fans..?

Munculnya Fan Page atau Facebook Group “Say No to Krisdayanti” adalah representasi nyata bahwa bangsa ini telah mengabdikan dirinya untuk mengurusi persoalan-persoalan pribadi orang lain. Dan enggan mengakui bahwa, “everyone has a little dirty laundry”.

Untuk itu saya salut pada Eleanor Roosevelt atas kalimatnya yang begitu bagus,

“Great mind discuss ideas, average minds dicuss events, small minds discuss people.”

Sekedar Black Berry..

Friday, May 7 , 2010

Jika ponsel anda begitu banyak memberi informasi dan anda teramat bergantung padanya, perhatikan dua gambar di bawah:

 

 

 

 

Tanpa bermaksud untuk tidak menghargai pesan, “do not copy, it is registered”, saya hanya ingin berbagi tentang pesan lucu ini kepada anda melalui blog saya. Anda juga dapat mengunjungi Facebook pemilik desain, Rara, dan memesannya melalui link berikut:

Rara’s Room’s

jadi, cintailah anak dan orang-orang di sekitar anda, lebih dari gadget anda.. sebab ia hanyalah SEBUAH GADGET, bukan SEORANG yang hidup.. :p

*child against blackberry

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.