Latest

Pesanan Taksi Berbasis Peta Digital

  

Google Maps now has a tab just for taxis tnw.me/wpFr4kZ

Google first introduced price estimates for Uber rides way back in 2014, and while it’s a useful option if you’re running late to a meeting, the lack of other services can be limiting.
That’s partly changing today, as the company is adding estimates for several more services: 99Taxis in Brazil, Ola Cabs in India, Hailo in the UK and Spain, Mytaxi in Germany and Spain and Gett in the UK.
You’ll need to be in one of the above locations and have the provider’s app installed in order to see the estimate.
For those who still prefer Uber, Google will now provide different price options for UberX, UberXL and UberBLACK.
The new services are rolling out to Android over the next few days, and they’ll arrive on iOS “very soon.”
http://thenextweb.com/apps/2016/03/15/google-maps-now-gives-price/

Kalau ini ada di Indonesia, Ignasius Jonan mau minta ke Menkominfo blokir Google Maps dengan alasan kemungkinan penyalahgunaan data berbasis lokasi untuk kriminal & terorisme..?

Kalau Google Maps menawarkan integrasi sistem petanya dengan GPS Transjakarta, GPS Commuter, GPS MRT, sehingga masyarakat bisa tahu estimasi waktu tunggu, berangkat & tiba, Ignasius Jonan mau menolak tren ‘dunia datar’..? atau mau bikin sistem peta online sendiri..?

http://refanidea.com

Phobia Dunia Datar

Ignasius Jonan (IJ) suratin depkominfo supaya mau blokir aplikasi pemesanan Uber taksi. 

1. apa bedanya dengan Gojek..? kenapa Gojek nggak jadi bagian dari usulan pemblokiran? karena investasi lokal..? cek dulu sumber investasinya..
2. kalau tiap perusahaan angkutan harus berdiri atas nama PT, tiap pengelola mobil uber sudah berdiri atas nama PT atau CV. uber bukan perusahaan transportasi, tapi perusahaan penyedia informasi transportasi.
3. saat ini sudah bisakah pemerintah menyediakan transportasi yg berpihak pada kelas ekonomi menengah dan bawah dengan standar keamanan tertentu..? sedang bus kota di kota besar masih sering langgar lalu lintas, ugal ugalan, dengan kondisi bus entah berapa dekade. 
4. kalau memang layanan sejenis Uber/Gojek belum berkontribusi terhadap pajak, tegur aja!
5. apakah aplikasi berbasis internet para taksi plat kuning bisa dipesan dengan cara yang mudah dengan tarif yang masuk akal..? 
6. jika pemerintah curiga terhadap penggunaan data internet berbasis lokasi dengan sangkaan bisa digunakan untuk kegiatan kriminal atau teror, apa pemerintah sanggup bikin BUMN sekelas gugel untuk sediakan peta online? sekelas kota jakarta ajalah, sanggup..?
7. IJ hebat di KAI tapi dengan satu kejadian Air Asia kecelakaan, lalu maksa tarif maskapai naik bahkan menghilangkan segmen low cost airline dengan alasan harga murah = keamanan penerbangan diabaikan.
8. lion air anda beri sanksi apa terhadap banyak kelalaiannya..? karena lion air investasi lokal banyak amnesti..? cek berapa banyak pesawat boeing alami kecelakaan, lebih banyak dari airbus! cek berapa banyak lion, batik, & garuda menggunakan boeing..? karena boeing buatan amerika..?! cek!!
9. ini era digital bung! laporan pajak orang amerika dikerjakan secara anonim di india. pembuat laporan pajak nggak tahu siapa wajib pajak yang dia kerjakan. aman..! amerika nggak curiga ke india!
10. ini era online! orang bisa beli apa aja dari internet bahkan seorang mantan menkominfo roysukro pernah ketipu waktu mau beli sepeda di web!
11. ini era dunia datar! IJ perlu tahu bahwa film animasi bisa dikerjakan di lebih 5 negara, diedit, diisi suara dubber, & dikerjakan hingga selesai tanpa ketemu muka!

http://refanidea.com

Demi Politik

  

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ ۚ أَتُرِيدُونَ أَنْ تَجْعَلُوا لِلَّهِ عَلَيْكُمْ سُلْطَانًا مُبِينًا

﴾١٤٤﴿

‎”Di antara faktor penyebab kemunafikan adalah menjadikan orang-orang yang tidak beriman sebagai pemimpin dan penolong. Oleh karena itu, jauhilah hal semacam ini, wahai orang-orang yang beriman. Janganlah kalian menjadikan orang-orang kafir sebagai penolong yang memiliki kekuasaan dan kalian taati.”
Demi keberpihakan tertentu, musisi itu menggunakan Quran untuk menyatakan bahwa yang bukan beragama Islam adalah kafir dan nggak boleh memimpin. 
Kau tengok Soeharto merampok berapa Triliun Rupiah..? mendalangi pembantaian orang segitu banyak dengan tangan orang lain, itu Soeharto agamanya apa..?
mantan Gubernur yang kasih ijin berdirikan mal segini banyak di Jakarta, agamanya apa..?
anakmu nabrak orang sampai mati, trus anda merapat ke koalisi yang ada pejabat yang anaknya nabrak orang juga sampai mati, demi apa..?
jangan demi politik anda bawa-bawa kitab suci untuk dicomot sepotong-sepotong. 

anda main musik aja, ciptain lagu bermutu, aku dengerin dari dulu. aku puji, aku salut!

@ifanidea

Inspirasi Sehari

Rabu 9 September 2015, saya & puluhan orang pekerja dari berbagai perusahaan berbagai industri, mengajar di beberapa SD di Jakarta.
Kami cuti satu hari untuk berbagi kisah tentang pekerjaan kami. Apa yg kami lakukan sehari-hari, bagaimana mencapai ini, apa yg menyenangkan dari pekerjaan kami.

Kami membuat & membawa peraga untuk temen temen SD yang lucu-lucu itu agar memudahkan mereka memahami tentang pekerjaan kami.

Kami nggak bermaksud mendorong mereka agar punya cita-cita atau menjadi seperti kami. Cita-cita.. adalah selera yang sangat pribadi dan idealisme tertinggi dalam hidup.

Kami berusaha menginspirasi temen temen SD supaya punya perspektif dan wacana yang lebih luas tentang dunia dan semesta dari kisah kisah keseharian kami yang sederhana. 

  
Mengajar, berbagi wawasan, berbicara dan menghadapi orang dalam jumlah puluhan, bukan hal baru bagi saya. Tidak mudah, tidak terlalu sulit juga sepanjang saya menguasai materinya. Tapi berdiri dan bicara di depan kelas Sekolah Dasar menuntut kesabaran saya. Lebih sulit dari pada berdiri dan bicara di depan remaja, mahasiswa, atau orang dewasa yang bekerja. Anak SD punya energi fisik yang tinggi. Mereka punya keingintahuan besar, suka lari-larian, bersuara lantang, dan suka bermain. Semakin kecil kelas yang saya masuki, semakin menantang. Tidak mudah menguasai dan mendapat perhatian dari anak-anak usia 7-8 tahun. Tapi semakin besar kelasnya, relatif mudah menguasainya.

Saya bingung harus mulai dari mana. Permainan? Humor? Sesuatu yang menarik perhatian? Apa..?

Saya bekerja di perusahaan finansial di bidang valuta asing. Saya membawa peraga berupa uang asing yang dicetak dan diperbesar ukurannya menjadi ukuran rata-rata 25 x 15 cm. Mereka tertarik karena belum pernah lihat gambar uang asing. “Ini USD.. US Dollar.. Cara bacanya: yu es daler.. Mata uang Amerika Serikat. Ini Chinese Yuan.. Mata uang China.. Bacanya: cai nis yuan..” dan seterusnya. 
Saya mengajar di empat kelas. Kelas 1, 2, 3, 4. Menarik..! Antusiasme mereka begitu tinggi. Keingintahuan mereka sungguh besar dan luar biasa. Kami bermain bersama.. Mereka penasaran, ingin pegang, ingin lihat, lalu tertawa dan tersenyum bahagia. Mereka mengangguk, berebut, nggak sabar ingin pegang mata uang lain yang belum dipegang. 

  
Bahkan banyak dari mereka yang kemudian mencatat, “USD = Dollar Amerika, JPY = Japanese Yen, EUR = Eropa, SGD = Singapore Dollar.” Saat mereka mencatat di buku masing-masing, ada rasa yang aneh di perut saya. Entah rasa apa, mungkin cenderung merasa bahagia dan gugup secara bersamaan mendapati kenyataan bahwa mereka antusias, menyimak, dan mencatat materi yang saya sampaikan, tanpa saya minta! Saya bisa gugup di depan anak-anak polos ini. Haha..
Saat saya tanya, “Kalau uang Rupiah, ada gambar siapaaa…? Ayo acungkan tangan, jawaaaaab..”
Mereka berebut menjawab, ada yang teriak, “Gambar Jokowiiiii..!”

Saya tertawa, mereka bingung. Lalu saya keluarkan selembar Rp 100.000. Lalu mereka tertawa. Mereka keliru. Haha.. 

Waktu saya minta, “Sebutkan tiga nama bank yang kalian tahuuuu…”

Mereka berebut menjawab, “Bank A, Bank B, Bank Syariah…!”

Saya tertawa lagi, mereka bingung lagi. Saya jelaskan apa itu Syariah. Mereka bingung, saya bingung juga bagaimana membuat mereka paham. Haha..

Kelas Inspirasi.. Kami tidak dibayar, kami patungan untuk beli ini itu, kami mengeluarkan uang untuk satu hari yang kelak bermanfaat bagi keluasan pemikiran mereka.
Kelas Inspirasi adalah bagian dari program Indonesia Mengajar. Kelas Inspirasi dilakukan hanya satu hari di SD yang lokasinya dekat dengan tempat tinggal anda.
Kami ingin mengajak kita semua untuk memberi kontribusi nyata demi mendorong kualitas generasi muda Indonesia yang semakin baik. Wujudkan!

Indonesia tidak butuh keajaiban. Indonesia hanya perlu satu percikan semangat dari tiap anak muda di seluruh nusantara!!

silakan pantau twitter:

@kelasinspirasi

@ki_jakarta

 dan http://kelasinspirasi.org
salam, 

@ifanidea

http://refanidea.com

dari jogja

DSC_0361-001

departure

departure | @ifanidea

departure | @ifanidea

Tjokroaminoto – Sebuah Film Bagus oleh Garin Nugroho

Kawan-kawan, mungkin Fast and Furious, Avengers, sedang diburu untuk ditonton. Tapi kalau sempet cobalah nonton Tjokroaminoto yang dibikin Garin Nugroho.

Bercerita tentang bagaimana Tjokroaminoto memperjuangkan pribumi terutama petani, buruh, untuk punya hak yang sama dengan priyayi bahkan penjajah. Ia mendorong kesadaran bangsa ini untuk berani membela, mempertahankan kekayaan sumber daya manusia dan alam agar tidak selamanya diperas oleh penjajah.
Tjokroaminoto seorang orator ulung, sosialis, egaliter, pemberontak sejak muda, sekaligus religius. Tjokroaminoto telah menginspirasi Koesno muda yang menyewa lantai dua rumahnya untuk kost selama ia sekolah di HBS Surabaya. Kelak Koesno menjadi Presiden pertama Indonesia.
Kalau anda orang Surabaya, pernah tinggal di Surabaya, atau minimal tahu jalan Pandegiling dan jalan Paneleh, anda harus nonton film ini. Sama wajibnya jika anda pernah sekolah di Muhammadiyah, orang Jogja, pernah tinggal di Jogja, pernah sholat di Masjid Gede Kauman, atau minimal pernah lewat atau tahu Kauman Jogja, anda harus nonton film Sang Pencerah yang dibikin oleh Hanung Bramantyo bercerita tentang sosok ‘pemberontak’ religius bernama Ahmad Dahlan.
Tentu, film tak pernah dapat secara lengkap mendeskripsikan atau menuturkan sejarah yang panjang. Setidaknya film memudahkan visualisasi bagi yang belum punya banyak waktu membaca dan mencurahkan waktu untuk mengapresiasi nilai sejarah.
Film Tjokroaminoto ini juga menyampaikan kisah bahwa ternyata Semaun dan Muso pentolan PKI itu dulu adalah bagian dari kader Sarekat Islam. Ingat nama Kartosuwiryo tokoh Darul Islam di Garut yang bermaksud mendirikan negara Islam? Ya, dia juga pernah menjadi bagian dari Sarekat Islam. Abdul Muis..? ya.. dia adalah tokoh inisiator berdirinya Balai Pustaka dan ITB dan pernah bergabung di Sarekat Islam.
Betapa banyak pelajaran sejarah yang kemudian bisa kita ingat-ingat, ulas, dan dibahas kembali setelah nonton film Tjokroaminoto. Sarekat Islam, salah satu organisasi terbesar yang pernah ada di tanah ini. Melahirkan orang-orang hebat, intelektual, teknokrat, jurnalis, sosialis, politikus, yang nama-namanya kini menjadi nama jalan utama di kota-kota besar.
Percayalah Indonesia punya pahlawan sungguhan yang memang tidak sefiksi Avengers atau sejago ngebut seperti Brian O’Connor. Selamat berakhir pekan, selamat nonton..🙂
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 203 other followers

%d bloggers like this: