Carissa Puteri Tidak Pakai Blackberry


Tanggal 28 Maret lalu saya baca iklan sok misterius di thebreakfree.com.

Saya sempat unggah gambar di atas ke facebook, dan menantang teman-teman jejaring untuk menebak itu iklan apa. Ada banyak dugaan mulai dari iklan Nokia, iklan deodorant, macam-macam. Sesuai tanggal yang dijanjikan iklan tersebut, maka hari ini saya buka lagi URL thebreakfree.com. Oh, tampilannya telah berubah, URL web diarahkan ke nokia.co.id/thebreakfree. Tampilannya menjadi,

Oh ya, tampilan di atas hanya screen capture, kalau mau lihat videonya silahkan klik logo “play” pada link di bawah,

Ternyata iklan di atas adalah promo Nokia. Misinya mendorong pengguna Nokia untuk menggunakan Whatsapp. Sejak dua minggu lalu pacar saya dan beberapa kawan memang mendorong saya untuk menggunakan Whatsapp. Setelah men-download, ternyata aplikasi ini layak diacungi jempol. Whatsapp memungkinkan kita melakukan chatting dengan semua jenis ponsel karena berbasis nomor ponsel yang ada di contact. Setelah di-install, ia akan otomatis menampilkan siapa saja rekan anda yang telah menggunakan Whatsapp. Jika kawan anda belum menggunakannya, silahkan invite via SMS dengan template yang tersedia. Dibandingkan messenger lain yang berbasis alamat email, aplikasi ini membantu anda terhubung dengan relasi via messenger tanpa perlu tahu atau bertanya alamat emailnya.

Sebetulnya saya sudah lama menanti aplikasi semacam ini. Karena jujur saya jengah melihat orang ramai-ramai pakai Blackberry (BB) karena keunggulan Blackberry Messenger-nya (BBM). Saya tidak menggunakan Blackberry karena alasan teknologi. Dengan harga yang sama dengan Nokia misalnya, teknologi pada Blackberry pasti lebih rendah. Silahkan cek!

Saya kasih contoh Nokia E71 dan Blackberry Gemini. Harga keduanya di kisaran Rp 2,1 juta (awal April 2011). Tapi Gemini hanya berteknologi GPRS, kamera tidak bagus dan tidak bisa video call, tak punya GPS, sedangkan E71 sudah 3.5 G, punya dual kamera dengan kamera utama 2 megapixel dan satu kamera untuk video call, dan dilengkapi GPS dengan pilihan peta dunia yang bisa diunduh dari Ovi Store.

Lihat, betapa harga BB tidak seimbang dengan teknologinya! Saya yakin harga mahal ini tercipta karena permintaan BB yang tinggi di Indonesia. Dengan sangat yakin pertimbangan 60% pengguna BB adalah tersedianya BBM dengan alasan kemudahan komunikasi.

Tren penggunaan BB juga mendorong orang terlalu mengandalkan teks, dan mengurangi komunikasi verbal baik secara langsung atau telefon. Seorang kawan pernah cerita bahwa teman kantornya tidak tahu nomor ponsel bosnya. Ia tak punya nomor ponsel bosnya karena selama ini mereka berkomunikasi via BBM.

Saya juga kesal jika ada orang yang baru kenal bertanya, “berapa PIN BB anda?”. Dalam hati saya ingin jawab, “sini kasih tahu nomor ponsel anda, nanti saya yang telfon.” Menyedihkan sekali pertanyaannya! Apakah semua orang harus menggunakan BB?! Belakangan saya tahu kalau paket BB itu ada yang cuma buat BBM. Konsekuensinya ia tak bisa browsing via ponsel. Itu alasan menggunakan BB yang paling tragis yang saya pernah tahu, cuma buat BBM-an. *LOL

Saya cukupkan sekian kekesalan saya pada gadget yang sombong itu. Let’s fight against Blackberry Messenger domination.

BBM = arogant messenger..

Alhamdulillah sejak dua minggu lalu saya pakai Whatsapp, dan saya tidak peduli apapun merk ponsel anda, kita bisa chat tanpa tukar PIN. haha..

*tambahan tentang fitur Whatsapp, “Nokia + Whatsapp : Break Free To Chat with Everybody”

Advertisements

6 responses

  1. Fancy Cat

    Tapiii… Using BB is not a crime.
    Dan tetapiii… Depending on BBM is pathetic 😀

    Like

    Tuesday, April 12 , 2011 at 10:18 am

    • depending on BBM is a crime!

      Like

      Tuesday, April 12 , 2011 at 10:38 pm

    • Didn’t know the forum rules allowed such brllaiint posts.

      Like

      Friday, August 15 , 2014 at 6:58 am

  2. iqbal

    Hahaha aku dulu juga anti BB mas. Tapi sejak kelilangan laptop + hp sekaligus, terpaksa beli BB. Tp dari keterpaksaannya itu, sekarang malah susah lepas dr BB. Kalo fitur BBM mah buat saya nomor 2, yg paling penting itu emailnya, membantu bgt buat kerjaan saya. Hehe

    Like

    Tuesday, April 12 , 2011 at 10:18 pm

    • jangan paksa Ifan ya Allah..

      Like

      Tuesday, April 12 , 2011 at 10:39 pm

  3. lila

    dulu sebelum pk BB emg ngerasa ni ponsel mahal dan ga punya jg gpp.
    tp setelah aq pake, dan tentunya memanfaatkan semua kelebihannya, justru aq berubah pikiran. seolah semua duniaku ada d BB.
    krn aq g hrs slalu terhubung dgn PC, Lepi, mp3, kamera, dkk.
    Cukup dgn BB, semua media bisa saling terkoneksi.
    Memudahkan aq buat memantau semua email, fb, twitter, dkk yg tentunya berhubungan dgn kuliah, kerja, dan bisnisku.

    Dan yang paling penting pengiriman data sangat mudah dan cepat.
    Yang untuk saat ini ga bs aq dptin d ponsel lain.

    ya.. setiap org punya kebutuhan yang berbeda, itulah sebabnya ga ada yang mewajibkan menggunakan BB walaupun sekelilingnya pake..
    tergantung gimana individunya aja.. ^^

    Like

    Wednesday, October 19 , 2011 at 4:58 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s